Wednesday, 4 November 2015

Artikel Indonesia "Kemiskinan di Indonesia"



            Kemiskinan kini merupakan keadaan sosial yang sangat dominan menyelimuti kehidupan masyarakat di Indonesia. Dari tahun ke tahun dapat dipastikan tingkat kemiskinan di tiap daerah meningkat minimal 2%. Keadaan ini dapat dibuktikan dengan semakin banyaknya pengemis, gelandangan, dan pengamen di jalanan. Bahkan, kini banyak orang yang lebih bangga menjadi pengemis daripada menjadi seorang pekerja pabrik. Keadaan itu pu didukung dengan semakin sedikitnya lapangan pekerjaan di setiap daerah, terutama di desa - desa terpencil.

            Terbukti, pada tahun 2012 silam, pada saat pembagian beras zakat fitrah tepatnya di Masjid Istiqlal Jakarta. Banyak orang rela dari daerah - daerah yang jauh, berbondong - bondong datang ke sana hanya untuk mendapatkan sekantung kresek berisikan beras 2,5 kg. Apalagi kebanyakan dari mereka adalah orang - orang lanjut usia dan ibu - ibu yang sedang menggendong anaknya. Akibat banyaknya orang yang berbondong - bondong, semua orang berdesak - desakan untuk mendapatkan beras zakat fitrah itu. Hingga akhirnya, orang tua dan anak - anak menjadi korbannya. Setelah kejadian itu, kemiskinan di Indonesia dapat diperkuat lagi kebenarannya.

            Pada saat Hari Raya Idul Adha, tepatnya tanggal 10, 11, 12 dzulhijah. Kejadian itu pun kembali terjadi, hingga akhirnya ada orang tua yang meninggal karena terinjak - injak setelah kalah kuat berdesak - desakan dengan pemuda - pemuda lainnya.

            Kejadian itu pun selalu terjadi tiap tahunnya, dan setiap tahunnya semakin banyak pemuda - pemuda yang tidak mau mengalah dari para orang tua yang lebih membutuhkan. Bahkan, kemiskinan kini menjadi senjata yang ampuh bagi para pemuda yang malas, untuk mendapatkan uang secara mudah tanpa bekerja. Yaitu, hanya dengan mengemis di jalanan.

No comments:

Post a Comment