Saturday, 25 June 2016

Artikel Tentang AkhlakRasul yang Terpuji



RASUL CERMINAN ALLAH



            Rasulullah SAW sebagai uswatun khasanah artinya teladan yang baik. Panutan dan teladan umat Isl;am adalah Nabi Muhammad SAW. Seorang laki-laki pilihan Allah SWT yang diutus un tuk menyampaikan ajaran yang benar yaitu agama Islam. Oleh sebab itu kita sebagai umat muslim wajib meniru dan mencontoh kepribadian beliau yang mulia. Sebagaimana firman Allah SWT dalam al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 21 yang memiliki arti:
            Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah SAW suri tauladan yang baik bagimu bagi orang yang mengharap rahmat Allah SWT dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah (QS. Al Ahzab : 21)
            Untuk dapat meneladani akhlak dan sifat Rasulullah SAW harus banyak belajar dari Al-Qur’an dan Al-Hadits, karena setiap ayat dalam Al-Qur’an selalu beliau menjalankannya terlebih dahulu sebelum menyampaikan kepada umatnya. Salah satu contoh saja yaitu kejujuran dan amanah yang dapat dipercayakannya kepada Nabi Muhammad.
            Sifat Rasulullah SAW mempunyai sifat yang baik yaitu:
1.      Sidiq
Artinya jujur dan sangat tidak mungkin Rasulullah bersifat bohong (kidzib). Rasulullah sangat jujur baik dalam pekerjaan maupun perkataannya. Apa yang dikatakan dan disampaikan serta yang diperbuat adalah benar. Karena Rasulullah adalah cerminan dari perintah Allah SWT.
2.      Amanah
Artinya dapat dipercaya. Rasulullah tidak mungkin berbuat melanggar aturan Allah. Rasulullah taat kepada Allah dan dalam membawakan risalah sesuai dengan petunjuk Allah.
3.      Tabligh

Artinya menyampaikan. Rasul memiliki sifat menyampaikan

artinya ia tidak mungkin menyembunyikan apa yang telah disampaikan kepadanya. Karena itu Allah mempercayai beliau untuk menjadi Nabi terakhir yang dapat menyempurnakan semua ajaran yang dibawa para nabi-nabi lain.
4.      Fathanah (cerdas)
Sangat tidak mungkin bukan bila Rasul bersifat baladah (bodoh). Bila rasul itu dibuat oleh Allah memiliki sifat bodoh bagaimana bisa Rasul bisa menyampaikan wahyu Allah.
            Bila kita saja sudah mampu mengenal sifat-sifat Rasul kita, bagaiman bisa kita masih melenceng jauh dari sifat-sifatnya? Bahkan kita masih sering melupakannya. Baik dengan tidak pernah menjawab sholawat nabi, maupun membaca sholawat nabi. Renungkanlah dengan hatimu yang terdalam.
Memang benar apa kata orang, Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin dunia terbaik dan pantas untuk dicontoh. Sanjungkan setiap namanya. Bahkan Allah pun mensejajarkan nama beliau (Nabi Muhammad) disamping nama-Nya sendiri.

Wednesday, 4 November 2015

Cerpen Romance "Jangan Berhenti Mencintaiku"


JANGAN BERHENTI MENCINTAIKU



            Ketika semuanya telah pergi meninggalkan seberkas luka dalam hatiku yang sulit untuk diobati, engkau datang dalam hatiku ini memberikan cahaya sebagai penerang pengobat.
            Fanie bingung dengan keadaan ini. Saat ini dia merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya. Entah kenapa dia terbayang oleh sosok pria yang sangat istimewa baginya.
“Astaghfirullahal ‘adhim...Ya Allah di dalam hatiku selalu menyebut namanya. Kenapa Engkau selalu menghadirkan dia di dalam benakku, mungkin semua rasa yang aku berikan untuknya hanyalah sebatas khayalan untuk mencintainya.
            Fanie adalah gadis manis yang diidam-idamkan oleh para pria di sekolahnya dan ditambah pula dengan kesopanannya. Kesabaran nya yang membuat semua pria jatuh hati padanya.
            Tett...!!! jam istirahatpun berbunyi, aku dan temanku bergegas keluar untuk menuju ke kantin. Tanpa aku sadari dari arah yang berlawanan ada seorang pria yang berlari dengan cepat, sehingga aku tidak bisa menghindarinya, akhirnya terjadilah tabrakan antara aku dan dia.
            Brakkk...!!!
            Woww...kalo jalan pakai mata dong...!!!
            Ehh...loe yang salah malah nyalahin gue...
            Udah Fan...ngapain kita ngurusin orang yang gak penting kaya’ dia (sahut salah satu teman-temannya).
            Dengan sedikit kesal, cowok tersebut agak nggak terima dengan cewek yang dihadapinya saat ini.
            “Ehh, lo pikir dengan cara lo nabrak gue semua masalah lo bisa selesai begitu aja.
            Gue akan buat perhitungan buat elo...
            Fanie pun sangat kesal sama perlakuan cowok tersebut.
            Iiihhh...nie cowok nyebelin banget sich...
Masalah sepele aja dibesar-besarkan, dasar cowok gak tau malu.
            Salah satu teman Fanie akhirnya meminta maaf sama cowok nyebelin itu...
            Ya udah... Fanie minta maaf ma elo, gak usah dibuat ribet.
            Iiihhh...nggak banget gue minta maaf sama dia, emang gue yang salah, dia aja yang main nabrak-nabrak duluan...
Udah yuk ah...cabut, pusing gue lihat tampang wajahnya.
            Akhirnya Fanie dan teman-teman menuju ke kantin dan mereka memesan makanan masing-masing, ehh...ngomong-ngomong cowok tadi kok cakep juga ya... (kata teman Fanie).
            “Apa loe bilang??”
            Cowok kaya gitu dibilang cakep, ihh, gak banget deh ah...jujur yaa...tadi itu gue kesel banget sama tu anak.
Udah salah sendiri malah nyalahin orang, egois banget kan??..
            Awas ya...kalau ketemu lagi, huh...mimpi apa tadi gue semalam...
            Ya udah, ayo kita ke kelas, bentar lagi pulang...
            Merekapun pergi menuju kelas. Akhirnya jam pulang tiba dan Fani menunggu jemputan dari supirnya, karena si gadis ini rada-rada manja, maunya selalu antar jemput.
            Fanie pun sampai di rumah, disuruh mamanya ganti baju, trus makan, gak lupa solat...tanpa tersadari dia tidur. HP nya pun berbunyi, ternyata temannya SMS. Ada pria yang mengaguminya, tapi nomor ini sangat misterius tidak ada nama terangnya.
            Fanie pun merasa penasaran dengan pria misterius tersebut. Fanie pun menyelidikinya.
Dan ternyata laki-laki itu bernama Fadhli. Setelah Fanie mengetahui akhirnya dia sering sms-an dan di dalam komunikasinya mereka berdua timbul perasaan yang sama. Pada keesokan harinya tibalah hari Valentine.
            Banyak cowok yang ngasih dia coklat dan bunga. Fadhli pun begitu dia memberi Fanie bunga, coklat, boneka tapi lewat temannya.
            Dan pada pertemuan itu, membuat Fadhli semakin penasaran dengan gadis yang sangat dikaguminya.
            Hari demi hari, minggu demi minggu Fadhli sering ngajak temuan di tempat yang sama saat dipertemukan.
            Merekapun saling bertukar pikiran. Dari pertemuan itu...timbullah benih-benih cinta di hati dua insan.
            Fadhli mencoba mengutarakan perasaaannya. Sebuah perasaan yang membuat Fadhli resah dan gelisah selama ini.
“Fan..jujur dari hatiku paling dalam, bahwa aku sangat mencintaimu dan menyayangimu. Aku nggak bisa membohongi perasaanku sendiri, perasaan ini muncul begitu saja saat aku melihat kamu.
Engkau adalah wanita yang membuat aku berfikir untuk menjaga lebih baik. Tapi apakah aku pantas, jika aku menjadi sebagian dari tulang rusukmu...Fanie...??
“Maukah kamu menjadi pendamping hidupku?
Perkataan tersebut membuat Fanie kaget.
“Jujur ya...aku juga mencintaimu, tapi apakah aku pantas menjadi sebagian dari hidupmu.,..
Dengan rasa bahagia Fadhli mencium kening Fanie..dan berkata “I will never let you go. You’re my first and my last.”
            Akhirnya dia menjalani hubungan tanpa kejanggalan di hati mereka masing-masing.
Karena Allah berkata lain...
            Faniepun sering sakit-sakitan dan diapun akhirnya dibawa ke rumah sakit. Dan ternyata dia mempunyai penyakit yang sudah sangat parah. Dia terkena penyakit kanker otak.
Dan kata dokter usianya tinggal menghitung hari.
            Fadhli sangat sedih mendengar kabar yang pahit. Disaat detik-detik terakhirnya Fadhli dan teman-teman tak kuasa melihat semua kenyataan ini. Fanie mengucapkan pesan terakhirnya kepada Fadhli
            “Sayang...
Jangan pernah berhenti mencintaiku dan jangan pernah melupakanku, meskipun aku pergi jauh darimu
Maafkanlah bila kutak bisa bahagiakanmu seperti yang kau pinta...
            Dan yakinlah bahwa suatu saat nanti Engkau akan miliki yang mampu bahagiakanmu..simpan diriku di dalam hatimu untuk selamanya...
Jagalah dirimu baik-baik. Kutunggu kau di pintu surga.
Fadhli tak bisa membendung air matanya. Tangisan sedih membasahi pipinya.
Lalu dia melantunkan puisi yang terakhir kalinya..
            “Sayang...
            Begitu jauh Tuhan memisahkan kita...yang tersisa hanyalah rangkaian doa.
Semoga semua itu menjadi puing cinta yang tak rapuh untuk selama-lamanya....
Selamat Jalan Sayang...
Selamat Jalan...



Puisi untuk Kekasih "Kau dan Aku"



Kau dan Aku

Karya : Vina Rofikoh


 
Bahagia saat kau kirim rindu.
Diantara manisnya buah cinta.
Jarak yang memisahkan kau dan aku.
Menjadi sebuah rasa.

Rasa hampa yang selalu ku rasa.
Laut yang mengasuh hidup nahkoda.
Pulau-pulau yang memisahkan kita.
Tak pernah jadi penghalangnya.

Buah cinta kita yang lalu.
Bagai permata zamrud khatulistiwa.
Kau dan aku.
Berjuta tubuh satu jiwa.